Connect with us

Gaya Hidup

Rajin Konsumsi Ikan Gabus bagi Kesehatan Tubuh, Mempercepat Proses Penyembuhan Luka

Published

on

Ikan gabus.

BEKESAH.co, Bontang – Ikan gabus merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang ternyata memiliki banyak manfaat. Berikut 3 manfaat jika rajin konsumsi ikan gabus bagi kesehatan tubuh.

Ikan gabus juga dianggap sebagai sumber protein berkualitas tinggi dan bisa menjadi obat berbagai penyakit.

Sayangnya, belum banyak penelitian yang mengeksplorasi manfaat kesehatan dari ikan gabus.

Merangkum dari data Jurnal Science Forecast, berikut berbagai manfaat kesehatan ikan gabus:

1. Mengatasi penyakit kulit

Ikan gabus juga terbukti bisa mengatasi berbagai permasalahan kulit, seperti jerawat, alergi, sklerosis, infeksi, dan sejenisnya.

Ikan gabus membantu meringankan gejala penyakit kulit tersebyt dan mendukung pemeliharaan kesehatan kulit.

Hal ini terjadi berkat kandungan asam docosahexaenoi. Asam lemak esensial tersebut telah sepenuhnya diidentifikasi sebagai nutraceutical dengan nilai klinis dalam perawatan kulit.

Advertisement

EPA dan asam docosahexaenoic (DHA) dari ikan gabus dapat memodulasi metabolisme prostaglandin dan mengurangi gejala gangguan kulit seperti psosiaris.

2. Penyembuhan luka

Ikan gabus mengandung asam amino esensial yang membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

Penyembuhan luka adalah proses yang sangat kompleks yang melibatkan serangkaian reaksi dan interaksi antara sel dan mediator.

Kulit memiliki jaringan kompleks yang disusupi dengan sel-sel pro-inflamasi selama perbaikan luka.

Lendir gabus dan ekstrak jaringan gabus mengandung sejumlah besar asam amino, terutama glisin dan asam arakidonat.

Kedua asam amino tersebut membantu mempercepat penyembuhan luka dengan memulai sintesis kolagen dan re-epitelisasi pada jaringan yang rusak.

Ekstrak ikan gaus juga mengandung asam lemak tak jenuh ganda yang mengatur sintesis prostaglandin untuk penyembuhan luka.

Oleh karena itu, ekstra ikan gabus juga direkomendasikan untuk penyembuhan luka pasca operasi serta rehabilitasi pasca kehamilan.

Advertisement

3. Sifat antimikroba dan anti jamur

Ekstrak ikan gabus mengandung agen anti bakteri dan atni jamur yang membantu melawan jamur berfilamen dan bernon filamen atau ragi.

Sifat antimikroba dari kulit dan lendir usus ikan gabus juga menunjukkan spektrum antibakteri yang luas.

Spektrum antibakteri tersebut membantu melawan Aeromonas hydrophila, Psedomonas aeruginosa, Vibrio anguillarum, P. aeruginosa dan V. fischer.

Morfologi

Kita dapat mengenali suatu spesies melalui ciri morfologi yang dimilikinya. Berikut ini adalah bentuk morfologi pada ikan gabus, yaitu:

Kepala

Ikan gabus memiliki bentuk kepala cukup besar tapi cenderung lebih pipih ketimbang jenis ikan lele. Kepalanya juga sedikit bersisik seperti ular. Bahkan, sisik di bagian kepala ini ukurannya jauh lebih besar daripada di bagian lainnya. Inilah yang menyebabkan ikan gabus disebut juga sebagai snake head.

Tubuh

Advertisement

Tubuh ikan ini berwarna cokelat kehitaman. Namun, bagian bawah perutnya berwarna cokelat pucat keputihan. Selain itu, bagian sisi yang berada tepat di atas kepala hingga ekornya memiliki warna lebih gelap, yaitu hitam kecokelatan dan kehijauan. Sementara bagian samping tubuhnya terdapat motif garis abstrak yang cukup tebal.

Mulut

Ciri morfologi ikan gabus berikutnya adalah bagian mulut. Ikan ini memiliki mulut besar dilengkapi gigi-gigi tajam. Sirip yang ada di bagian punggungnya juga berukuran panjang dan cukup tajam.

2022 © Bekesah.co