Connect with us

Bontang

Pemkot Bontang Diberi Waktu Seminggu Disiplinkan Jukir Nakal Minta Bayaran Lebih

Published

on

BEKESAH.co- Petugas parkir jadi sorotan anggota dewan Bontang. Dibahas dalam rapat kerja soal potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang diadakan Senin (1/2/2021) hari ini.

Meski tarifnya sudah ditetapkan, tapi masih saja dijumpai petugas parkir nakal yang meminta dana lebih kepada warga. Pun dialami anggota Komisi II DPRD Bontang Nursalam.

Ia mengaku dimintai uang parkir sebesar Rp 3 ribu. Padahal dalam peraturan, tarif untuk kendaraan roda dua seribu rupiah. Sedang roda empat Rp 2 ribu.

“Ini bukan soal uang, tapi ini tentang perilaku jujur. Kalau di lapangan saja sudah tidak jujur kepada orang yang parkir, bagaimana dia mau nyetornya jujur. Bisa jadi akan lebih banyak dia kantongi daripada dia setor,” ujarnya.

Salam pun meminta kepada Dinas Perhubungan maupun Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Bontang untuk memanggil setiap juru parkir (Jukir) dan menegaskan terkait pungutan parkir harus sesuai aturan.

Advertisement

“Kalau tidak ada perintah untuk memungut biaya parkir Rp 3 ribu, maka panggil itu semua petugas parkir untuk berlaku jujur,” katanya.

“Saya tidak mau, minggu depan ada lagi tukang parkir yang pungut tarif sebesar Rp3 ribu. Kalau masih ada berarti bapak-bapak sekalian tidak panggil itu tukang parkir,” lanjutnya.(*)

Penulis : Maimunah Afiah

Baca Juga  Pj Gubernur Kaltim Harap Bontang Fokus Kembangkan Wisata Berbasis Lingkungan