Connect with us

Bontang

Peminat Kartu Prakerja di Bontang Sudah 350 Pendaftar

Published

on

BEKESAH.co – Angka pengangguran baru kian bertambah seiring penurunan performa ekonomi akibat pandemi virus corona (COVID-19). Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terjadi secara nasional. Paling dirasakan usaha kecil menengah hingga pekerja yang mengandalkan pemasukan dari putaran uang yang cepat seperti ritel dan pertokoan.

Di tengah musibah ini, Presiden Joko Wiodo meluncurkan kartu saktinya yakni Kartu Pra-kerja. Program ini menjadi salah satu jaring pengaman sosial untuk membantu daya beli masyarakat serta memprioritaskan para pekerja korban PHK. Program ini dapat diakses secara online dan melalui pendataan pemerintah daerah.

Dalam catatan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bontang hingga Selasa (14/4) kemarin, sebanyak 350 orang telah mengisi formulis pendaftaran Kartu Prakerja.

“Sebagian di antaranya melakukan pendaftaran secara online melalui web yang telah disebar di banyak platform media sosial Disnaker Bontang,” kata Mediator Bidang Hubungan Kerja Industrial Disnaker Bontang Suryadai Preston kepada bekesah.co, Selasa (14/4).

Sementara itu, sejauh ini sudah ada 290 tenaga kerja yang dilaporkan mengalami PHK dalam data Disnaker Bontang.

Suryadi mengatakan, beberapa orang telah mendapatkan bantuan panduan dalam mendaftar Kartu Prakerja. Namun, masalah kerap muncul ketika terdapat sejumlah orang yang kesulitan mengakses web pendaftaran.

Pemerintah pusat sendiri yang akan melakukan seleksi terhadap penerima manfaat Kartu Prakerja. Pendaftar dapat mengaksesnya di web prakerja.go.id.

“Yang seleksi nantinya pemerintah pusat, kami hanya mendapingi atau memandu mulai dari penftaran sampai ke tahap tes nantinya,” tutur Suryadi.

Advertisement

Perlu diketahui, Presiden Joko Widodo meminta program Kartu Pra-Kerja diprioritaskan kepada masyarakat yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak wabah virus corona (Covid-19).  Selain untuk korban PHK, Presiden Jokowi juga meminta Kartu Pra-Kerja diberikan kepada para pekerja informal dan pelaku usaha mikro kecil menengah.

Pemerintah mencatat sudah ada 4 juta orang yang terdaftar pada program Kartu Pra Kerja. Target program ini sekitar 5,6 juta orang. Dengan begitu kuota pendaftaran tinggal menyisakan sekitar 1,6 juta orang lagi. (*)

 

Penulis: Ismail Usman

2022 © Bekesah.co