Connect with us

Bontang

Pastikan Tak Idap Penyakit Menular, DKP3 Bontang Periksa Hewan Kurban

Published

on

BEKESAH.co– Jelang Idul Adha 1441 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang memperketat pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban.

Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Bidang Peternakan, DKP3, Sri Muryati mengatakan meski dalam kondisi darurat Covid-19, tak ada protokol kesehatan khusus yang dilakukan saat pemeriksaan hewan kurban seperti sapi.

“Karena belum ada bukti hewan bisa terkena atau menularkan Covid-19. Namun pemberlakuan standar Covid-19 lebih ke manusianya. Petugas yang membawa sapi tersebut,” terang Sri, ditemui disela-sela pemeriksaan, Rabu (15/7/2020).

Sapi yang akan diperjualbelikan, lanjutnya, bakal mengikuti serangkaian pemeriksaan. Seperti pengecekan jembrana, brucellosis dan penyakit lain yang menular di sapi.

Advertisement

“Tanpa ada Covid pun, itu sudah menjadi standar karantina untuk proses mutasi sapi dari satu provinsi ke provinsi lain. Tapi bukan covid yah,” tambahnya.

Sementara, salah satu pedagang sapi di Lok Tuan, Basri mengaku sebelumnya yang melakukan pengantaran sapi ke lokasi tujuan 3-4 orang. Namun, di masa pandemi hanya 2 orang saja.

“Sapi yang saya jual dari Sulawesi. Kalau di sana ketat sekali sebelum dikirim ke sini (Bontang),” kata Basri di sela-sela kegiatan pemeriksaan sapi oleh DKP3.

Dia juga mengatakan, sapi yang berasal dari Sulawesi tersebut dikirim melalui pelabuhan Pare-Pare kemudian bersandar di pelabuhan Balikpapan.

Advertisement

Sebelum di kirim ke Bontang, dilakukan pemeriksaan. Bahkan, mobil yang mengangkut sapi tersebut disemprot disinfektan

“Nggak bisa sampai di sini, kalau belum diperiksa di Balikpapan. Kita juga dapat surat dari Balikpapan kalau sapi sudah selesai masa karantina,” ucapnya.

Penulis : Maimunah Afiah

Advertisement
Baca Juga  Rencana Pembangunan Turap Sungai di Guntung Terancam Batal