Connect with us

Bontang

Nasib Calon Pengantin di Bontang Saat Kaltim Silent

Published

on

BEKESAH.co- Kebijakan penghentian sementara kegiatan masyarakat yang dikeluarkan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor memang terbilang mendadak.

Usulan Kaltim Silent atau Kaltim Steril itu mencuat pada Kamis (4/2) lalu, dan langsung diberlakukan akhir pekan ini selama dua hari.

Lalu, bagaimana nasib calon pengantin yang sudah terlanjur menentukan tanggal pernikahan di masa Kaltim Silent?

Menjawab hal tersebut, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bontang M. Isnaini mengatakan ada kelonggaran bagi calon mempelai tetap bisa melangsungkan akad nikah.

Tapi, tetap berpedoman pada acuan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang lebih dulu diterapkan di Bontang hingga 14 Februari mendatang.

Advertisement

“Untuk pernikahan yang dilaksanakan tanggal 6-7 itu harus di KUA, dengan durasi maksimal hanya 2 jam saja,” pungkasnya ditemui di pendopo, Jumat (5/1/2021) malam.

Disinggung soal ketegasan Kemeneg Bontang, Isnaini menambahkan pihaknya akan lebih tegas lagi dalam penerapan tersebut. Pun tidak segan-segan bagi pelanggar juga akan di berikan sanksi.

Kepala Kemenag Bontang, M. Isnaini usai rapat terbatas Kaltim Silent

“Kami komitmen, untuk pelaksanaannya harus di KUA, tidak ada resepsi, kalau tidak mau tidak kami layani,” ujarnya.

Selain penerapan pernikahan diharuskan di KUA, pemberlakuan tempat ibadah 50 persen dari kapasitas pun kembali ditegaskan.

Isnaini menambahkan sejak PPKM berlangsung pun hingga jilid II masih ada saja tempat ibadah yang tidak menerapkannya. Namun ia menegaskan akan lebih serius lagi ke depannya.

“Tetap sesuai dengan PPKM, harus 50 persen dari jumlah kapasitas, serta melakukan protokol kesehatan. Tidak ada penutupan total hanya penegasan saja,” pungkasnya.

Advertisement

“Kami meminta kepada pengurus tempat ibadah untuk tetap taat, dan nanti juga akan ada pemantauan dan akan ada tindakan juga,” lanjutnya.(*)

Baca Juga  Harga Beras Naik, Zakat Fitrah pun Naik

Penulis: Iqbal Tawakkal