Connect with us

Bontang

Modal Ilmu dan Finansial, Irfan Pede ikut Penjaringan Bawawali Golkar

Published

on

BEKESAH.co – Anggota DPRD Bontang, Muhammad Irfan, satu dari sembilan tokoh yang ikut bursa penjaringan bakal calon Wakil Wali Kota Bontang dari Partai Golkar. Kendati konstelasi politik saat ini didominasi wajah lama ia tak gentar. Pengalaman di sektor industri jadi modal.

Irfan diwakili tim pemenangannya yang dipimpin Bakhtiar Majid, mendatangi sekretariat DPD II Golkar mengambil formulir bacalon wawali, di Jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, Bontang Selatan, Kamis (28/12/2020).

Baca juga:  Aswar Optimistis Dongkrak Suara Millenial jika Dipilih Neni

Tim pemenangan Irfan saat mengambil formulis pendaftaran bakal calon wakil wali kota dari Partai Golkar.

Sebagai pengusaha ia merasa punya banyak pengalaman dalam mengurus tata kelola pemerintahan, dan pendapatan bagi daerah. Pengalaman berkecimpung di dunia usaha ini yang ingin diaplikasikan politisi yang sempat berkarier di Jepang selama tujuh tahun.

“Saya merasa ada panggilan hati untuk maju mendampingi bunda neni ke depan. Jika memang kami terpilih untuk mendampingi bunda itu artinya saya punya kesempatan untuk menuangkan ide-ide dan pengalaman yang saya miliki sesuai di bidang yang saya tekuni,” katanya.

Baca juga:  Dua Kader Golkar Ikut Berebut Kursi jadi Wakil Neni

Dia mengatakan, isu tenaga kerja dan pendidikan menjadi tugas semua pihak agar meningkatkan kualitas SDM dan serapan tenaga kerja, khususnya di industri raksasa.

Di samping itu, kemunculan dirinya di dalam percaturan politik elite ingin memberi warna baru di komposis politik Bontang. Disinggung soal namanya yang tidak masuk dalam survei yang baru-baru ini dirilis LSI Denny JA, ia menanggapinya dengan santai.

“Terkait masalah polling survei Denny JA mungkin memang ada beberapa nama yang unggul. Bahkan nama saya juga enggak ada, namun saya rasa elektabilitas bisa kita angkat yang penting sekarang kita siap ilmu dan siap finansial,” pungkasnya. (mal)

2022 © Bekesah.co