Trending

Kurang Sreg di Bontang Lestari, Dishub Pilih Bangun Gedung Uji KIR di Lok Tuan

BEKESAH.co — Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang sudah merancang anggaran untuk membangun gedung KIR. Nilainya mencapai Rp 26 miliar.

“Kita sudah revisi anggaran, terakhir 2020. Untuk bangun gedung kita butuh dana Rp 21,5 miliar sedangkan alatnya 4,7 miliar,” ungkap Kepala Dishub Bontang, Kamilan, Kamis (15/4/2021).

Pihaknya pun sudah menyiapkan segala keperluan, mulai studi fisik, dokumen andalalin, gambar maupun Detail Engineering Design (DED).

Pemerintah pun sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan, lokasinya di Bontang Lestari luasnya mencapai 1,5 hektar. Namun Dishub berdalih, kondisi lahan di sana sangat curam. Sehingga akan memakan biaya yang lebih besar.

Kata Kamilan jika tahun 2022 gedung KIR dibangun di Bontang Lestari maka akan sampai penimbunan saja. Pihaknya pun rencana menggunakan lahan yang ada di Lok Tuan.

“Kami juga melakukan dua studi, Lok Tuan dan Bontang Lestari. Di Bontang lestari itu jurang, biayanya mahal. Maka yang layak itu di Lok Tuan (samping PDAM) kami sudah siapkan dokumennya,” jelasnya.

Namun, luas lahan di Lok Tuan hanya mencapai 0,8 hektar saja. Untuk menginisasi kondisi bangunan, kata Kamilan gedung akan dibangun dua tingkat. Lantai dua untuk administrasi sedangkan lantai satu untuk uji KIR.

Kamilan berharap gedung KIR bisa dibangun tahun 2022. Selain membantu masyarakat, aktivitas gedung KIR juga akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Setidaknya ada 6.600 kendaraan yang terdata melakukan pelayanan uji KIR. Sehingga daerah berpotensi menghasilkan PAD hingga Rp 200 juta.

Untuk diketahui, layanan uji KIR di Bontang dihentikan sejak 1 Januari 2021 lalu. Lantaran, Bontang tidak memenuhi standar, yakni tidak memiliki gedung.

Akibat penutupan layanan tersebut, Bontang harus kehilangan PAD dari pos retribusi uji KIR. Padahal tahun 2021, Bontang diproyeksikan akan mendapat PAD sebesar Rp 240 juta.

Penulis : Maimunah Afiah

Tags

Related Articles

Back to top button
Close