Connect with us

Bontang

Kisah Pak Tahir, Tiap Hari Pungut Sampah di Tanjung Laut

Published

on

BEKESAH.co, Bontang – Muhammad Tahir (59), warga Kelurahan Tanjung Laut Indah, tidak lelah memunguti sampah yang dilarung di sungai depan rumahnya.

Tahir –sapaan akrabnya– kurang lebih sudah 6 bulan terakhir aktif memunguti sampah yang kerap dilarung di sungai depan rumahnya. Awalnya ia hanya mengangkat sampah-sampah tersebut dan menumpuknya di bantaran sungai, hingga kemudian ia meminta ke Dinas Lingkungan Hidup untuk mengangkut sampah-sampah yang sudah ia angkat dari sungai.

“Ini saya lakukan sebagai bentuk kepedulian saya pada lingkungan, termasuk ekosistem laut,” ujarnya kepada redaksi Bekesah saat dijumpai di rumahnya, Sabtu (15/7/2023) lalu.

Tahir mengaku tidak lelah setiap hari memunguti sampah-sampah tersebut. Sampah-sampah tersebut kebanyakan adalah sampah yang terikut arus air laut saat pasang maupun surut. Tidak hanya itu, tak jarang masyarakat sekitar pun masih ada yang membuang sampah ke sungai. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya 2 karung ukuran 100 kg penuh berisi sampah yang ia pungut dari sungai tersebut.

“Saya pungutnya sesempat saya. Tapi tiap hari pasti turun untuk ambil. Biasanya pagi, barang 2 jam saya turun. Kadang kalau lagi banyak sampai 3 karung yang saya ambil,” tuturnya.

Advertisement

Aksi pria yang juga seorang pengusaha hasil laut ini tentu mengundang apresiasi. Salah satunya dari PT Badak NGL, yang memberikan sebuah perahu untuk membantu Tahir mengangkat sampah di sungai. Tak hanya itu, ada juga yang memberinya sejumlah uang tunai yang kemudian ia belikan alat-alat yang menunjang dirinya mengangkat sampah.

Namun sayang, aksi yang dilakukan Tahir belum serta merta menggerakkan pihak lain untuk ikut peduli lingkungan. Tapi Tahir tidak masalah akan hal tersebut. Ia harap dengan aksinya ini, pemerintah bisa lebih melek dengan isu lingkungan sehingga bisa menggerakkan masyarakat untuk peduli pada lingkungan.

Baca Juga  KPK Klaim Sadap Ratusan Ponsel Pejabat, tapi Belum Juga Ada OTT

“Kalau bukan dari kesadaran kita, siapa lagi? Harapan saya tidak muluk-muluk. Sesederhana tidak buang sampah ke sungai saja sudah cukup. Pemerintah juga perlu bergerak, supaya masyarakatnya ikut bergerak,” tandasnya.

Penulis : Ananda Putri Aisyah

Dapatkan update informasi Bekesah.co seputar Bontang dan Kalimantan Timur dengan bergabung di Whatsap grup ini. Cukup klik link di bawah ini

Advertisement

https://chat.whatsapp.com/L4DcfLR9YvdDkNKiF2cCPG