Connect with us

Bontang

Jadi Tempat Karantina, Hotel Grand Mutiara Dijaga Ketat

Published

on

BEKESAH.co- Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang terus melakukan berbagai upaya memutus rantai penyebaran kasus corona virus disease 2019 (Covid-19). Salah satunya, menyediakan sarana karantina di Hotel Grand Mutiara di Jalan Arif Rahman Hakim, Bontang Barat.

Warga Bontang yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 yang diketahui memiliko riwayat kontak erat dengan pasien positif, Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang hasil rapid test positif, maupun suspek dari klaster yang disebutkan Kementerian Kesehatan, akan menjalani masa karantina di hotel eks Oak Tree.

Antisipasi ada yang tidak disiplin menjalankan masa karantina maupun kunjungan keluarga yang langsung masuk ke ruang karantina, pengawasan OTG dijaga ketat petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta TNI/Polri.

Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Bontang, Muhammad Mahfudz mengatakan, setidaknya ada enam petugas yang menjaga area luar Hotel Grand Mutiara.

“Empat orang dari BPBD, satu dari Satpol PP dan satu lagi dari TNI/Polri,” papar Mahfudz saat ditemui Bekesah.co.

Selama berjaga, lanjutnya, petugas gabugan tidak diperkenankan masuk ke area kamar karantina OTG. Mereka hanya ditugasi untuk berpatroli di lingukungan luar sekitar hotel.

“Untuk area dalam hotel hanya diperuntukkan bagi tim medis. Selain itu semua berjaga di luar,” ujarnya.

Kendati demikian, selama dikarantina, keluarga OTG tetap diizinkan untuk datang mengantar keperluan OTG. Hanya saja, aksesnya dibatasi sampai di pos jaga saja. Pengunjung tidak boleh masuk apalagi menjenguk pasien yang menjalani masa karantina di Grand Mutiara.

Advertisement

“Tidak ada batasan bagi keluarga yang ingin mengantarkan makanan atau keperluan lainnya. Tapi sampai si pos jaga saja. Nanti petugas yang antar ke tim medis dan tim medis yang memberikan ke OTG,” pungkasnya.

“Sebenarnya untuk makan sudah disiapkan Pemkot Bontang. Cuman terkadang ada yang lidahnya cuman cocok sama masakan rumah. Jadi kami tidak mempermasalahkan kunjungan keluarga dengan kepentingan membawa kebutuhan OTG,” sambungnya.(*)

Penulis : Maimunah Afiah

2022 © Bekesah.co