Connect with us

Bontang

Imbas Covid-19: Sopir Travel Bontang Terkatung-katung

Published

on

BEKESAH.co – Roda ekonomi jasa transportasi atau angkutan terguncang akibat pandemi. Kebijakan pemerintah menghentikan layanan transportasi udara maupun laut untuk penumpang komersil berdampak luas. Driver atau sopir travel gantung setir sementara.

Ketua Asosiasi Travel Bontang (ATB) Suroto mengakui jika banyak sopir mulai kebingunan ketika penumpang kian sepi.

“Pendapatan anjlok, penumpang sepi, ditambah lagi banyaknya kebijakan yang berimbas pada perekonomian para sopir seperti pelarangan mudik, dan penutupan sementara akses laut dan udara,” kata Suroto, Sabtu (2/5/2020).

Ketua ATB Suroto. (Dok.)

Mbah Suroh –akrab ia disapa, mencontohkan bagaimana jasa travelnya juga terpaksa diistirahatkan sambil melihat sumber ekonomi lain agar bisa bertahan hidup. Hal ini juga dilakukan sejumlah anggota asosiasi lainnya.

“Karena kita kan pergi harus antar penumpang pulang juga harus angkut penumpang biar tidak rugi, sementara kondisi seperti bisa dapat penumpang dari Bontang tapi belum tentu bisa baliknya bisa dapat penumpang yang mau ke Bontang,” terangnya.

Biasanya, bulan suci Ramadan merupakan berkah di mana penumpang travel membludak. Namun semua berbeda kini. Mbah Surot merasa, ramadan kali ini para rekan se-profesi denganya pasti merasa kesulitan melewati kondisi seperti sekarang.

“Mewakili keluarga besar ATB, kami ucapkan terimakasih kepada sejumlah pihak yang telah memberikan bantuan sembako dan lainnya kepada sopir yang tergabung,” ungkap Mbah Suroh. (*)

Penulis: Ismail Usman

Advertisement
Continue Reading
Advertisement

2022 © Bekesah.co