Gema Ramadan, Puluhan Anak Belajar Mandikan Jenazah di Masjid Al Mujahiddin Lok Tuan

BEKESAH.co — Banyak aktivitas positif yang bisa dilakukan di bulan ramadhan. Tidak hanya sekedar beribadah seperti sholat dan puasa. Namun mendapat ilmu pengetahuan tentang keagamaan juga perlu dilakukan.

Seperti halnya yang dilakukan Generasi masjid (Gema) Al-Mujahiddin di Lok Tuan. Mereka melakukan pembelajaran tentang fardhu kifayah atau tata cara memandikan jenazah secara baik dan benar sesuai ajaran islam.

Dan uniknya, kegiatan itu tidak diikuti oleh orang dewasa atau orang tua. Melainkan anak-anak kecil, baik perempuan maupun laki-laki yang berada disekitaran masjid tersebut. Biasa disebut Himpunan anak masjid (Hamas).

Dari penuturan Ketua Gema Al-Mujahiddin Abdul Haris, kegiatan itu kerap dilakukan setiap tahun saat bulan ramadhan, tujuannya untuk memberikan edukasi atau pemahaman kepada anak-anak sedari dini.

Ini jarang ditemui saat pembejaran di sekolah apalagi langsung di praktekan. Kata Haris, anak-anak diajari mulai dari memandikan, mengkafani, menyolatkan hingga menguburkan jenazah.

Pembelajaran tersebut langsung dipandu langsung oleh orang yang ahli dalam bidang tersebut, ustad Setiyoko Waluyo.

“Iya ini kegiatan Gema Ramadhan yang setiap tahun kami lakukan, salah satu kegiatan didalamnya terkait fardu kifayah, ada 40 anak yang ikut,” katanya, Minggu (25/4/2021).

Dari pantauan awak Bekesah.co, para peserta sangat antusias menyimak dan mengikuti kegiatan tersebut.

Citra salah satu peserta mengatakan, sangat senang dan bersyukur mengikuti kegiatan Gema Ramadhan. Dirinya berharap, kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap tahun.

“Senang ka, kita benar-benar diajarin sampai beneran ada yang jadi mayatnya juga, benar-benar di kafani, jadi kayak nyata gitu. Seru ka,” katanya.

Kegiatan tersebut pun didukung langsung oleh Ta’mir Masjid Al-Mujahiddin, Alumni Gema Al-Mujahiddin dan PT Pantai Subur.

Penulis : Maimunah Afiah

Tags

Related Articles

Back to top button
Close