Connect with us

Bontang

Dewan Tinjau Proses Pembelajaran Daring di Sekolah, Paket Internet dan Server Jadi Kendala

Published

on

BEKESAH.co – Memasuki awal tahun ajaran baru, sistem pembelajaran yang saat ini diberlakukan adalah jarak jauh atau dalam jaringan (Daring). Namun, ada beberapa hal yang menjadi kendala bagi pihak sekolah maupun siswa, yakni Server dan Paket Internet.

Mengetahui hal tersebut Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), khususnya Komisi I, melakukan peninjauan ke sekolah untuk melihat apa saja yang menjadi kendala di sekolah selama proses pembelajaran daring.

“Salah satu tujuan utama sidak tersebut yakni untuk menginventarisasi kendala-kendala yang ada di sekolah. Dan ternyata salah satunya adalah kendala pada paket,” Kata Maming saat ditemui usai melakukan peninjauan di SMPN 1 Bontang Utara, Senin, (13/7/2020).

Dia juga menyebutkan, kendala yang dialami sekolah akan dibahas bersama pemerintah. Agar mendapatkan kebijakan yang nantinya memudahkan proses pembelajaran selama masa pandemi.

Advertisement

“Nah, itu yang akan kami dorong untuk mengatasi masalah itu, termaksud server yang dibutuhkan sekolah,” ucapnya

Di samping itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Bontang, Riyanto mengatakan, sekolah yang dia pimpin tersebut hanya memiliki 3 server dengan kekuatan 16 Mega. Namun hal itu sebenarnya sangatlah kurang, sehingga yang terjadi yakni keterlambatan. Maka, pihaknya melakukannya secara berjenjang atau bertahap.

“Misalnya kelas VII terdapat 272 siswa/siswi itu tidak bisa dilakukan secara bersamaan. Akan tetapi, dibagi menjadi 2 kelas,” paparnya.

Pihaknya pun sudah mengajukan permohonan kepada Dinas Pendidikan, dan Kebudayaan Kota Bontang untuk mengantisipasi penghambat proses belajar daring

Advertisement

“Salah satunya adalah menyiapkan sarana, yaitu server,” pungkasnya

Untuk diketahui jumlah siswa di SMPN 1 Bontang sebanyak 764. Terdiri dari 8 kelas untuk kelas Vll, 8 kelas untuk kelas Vlll dan 6 kelas untuk kelas lX.

Baca Juga  Warga Kutim Positif Corona di RSUD Bontang Sudah Sembuh

Penulis : Maimunah Afiah

Advertisement