Connect with us

Headline

Cerita Muri Amir Lahir dengan Keterbatasan, Harumkan Nama Bontang dari Olahraga

Published

on

Muri Amir (45) atlet disabilitas asal Biontang peraih dua medali. (Ist)

BEKESAH.co, Bontang – Terlahir dengan keterbatasan bukan alasan bagi seseorang untuk menyerah dalam menggapai impian. Inilah prinsip yang diyakini oleh Muri Amir (45) seorang atlet disabilitas (Tuna Daksa) peraih dua medali sekaligus di ajang Pekan Paralimpic Provinsi Kalimantan Timur 2023. Ia berhasil menyabet juara 3 di cabang olahraga tenis meja perseorangan dan juara 2 untuk kategori tenis meja beregu pada November belum lama ini.

Kepada Bekesah, pria kelahiran Bontang, 24 September 1978 ini menuturkan, ia mengidap penyakit Cerebral Palsy atau lumpuh otak sejak lahir. Sehingga, dirinya memiliki keterbatasan dalam bergerak. Muri masih ingat betul, memasuki usia 14 tahun dirinya masih dilatih oleh sang ibu untuk belajar jalan. “Saya diajarin sama ibunda saya untuk belajar jalan sampai akhirnya bisa. Orang tua sangat berperan besar,” ujarnya.

Kendati begitu, ia tak mau diremehkan. Baginya, kekurangan yang dimiliki akan dia ubah menjadi sebuah kelebihan. Muri menyadari sejak kecil memiliki bakat di bidang atletik. Terbukti, pada medio 2008, ia berhasil menjadi salah satu atlet Paralimpic. Bakat di bidang olahraganya ia awali dari cabang lari, kemudian menyusul tenis meja dan futsal.

“Saya menyadari punya keterbatasan, tapi itu saya jadikan motivasi untuk mengukir prestasi dengan segala kemampuan saya,” ujarnya.

Advertisement

Muri mengatakan, prestasi yang ditorehkan bukan perkara mudah. Pegawai Kelurahan Guntung itu rutin berlatih setiap pekannya. Tercatat, ia kerap latihan dua sampai tiga kali dalam seminggu. “Saya siap latihan kapan saja, cuman kendala di tranportasi. Jadi kadang mengandalkan minta antar jemput sama temen,” ujar Muri.

Ia berpesan kepada semua penyandang disabilitas di Kota Bontang jangan pernah putus asa dengan keterbatasan yang dimiliki. Ia yaki, dengan tekad dan kegigihan akan mendapat balasan setimpal dari Sang Pencipta.

Baca Juga  Penderita HIV/AIDS di Bontang 2023 Capai 140 Kasus, Dominan Laki-laki

Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bontang, Iwan Purnomo mengatakan Muri Amir memang berbakat sedari belia.

“Muri itu sudah keliatan bakatnya dari dulu. Dia suka main tenis meja, dari situ kami asah dan kami fasilitasi, taunya dia mampu ikut pertandingan,” kata Iwan.

Advertisement

Dalam menekuni Tenis Meja, Muri Amir difasilitasi oleh Persatuan Tenis Meja (PTM) Pupuk Kaltim.

Penulis : Jihan Andinih

Dapatkan update informasi Bekesah.co seputar Bontang dan Kalimantan Timur dengan bergabung di Whatsap grup ini. Cukup klik link di bawah ini

https://chat.whatsapp.com/L4DcfLR9YvdDkNKiF2cCPG

Advertisement