Connect with us

Bontang

Bongkar Muat Batubara Diusulkan di Pelabuhan Lok Tuan, Faisal: Cukuplah Amonia yang Kami Rasakan

Published

on

BEKESAH.co- Usulan menjadikan Pelabuhan Umum Lok Tuan sebagai lokasi bongkar muat batubara ditolak mentah-mentah Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal.

Pasalnya, aktivitas tersebut dianggap akan memberikan dampak buruk terhadap masyarakat, khususnya warga Lok Tuan.

“Cukuplah amonia yang kami rasakan, jangan ditambah lagi dengan aktivitas debu dari batubara,” ucap Faisal saat menghubungi Bekesah.co, 6/3/2021.

Lebih lanjut Faisal mengatakan, jangan karena alasan mendongkrak Pendapat Asli Daerah (PAD), Dinas Perhubungan (Dishub) mengesampingkan urusan sosial.

Advertisement

Dirinya meminta kepada Dishub untuk mengkaji ulang kebijakan itu. Tidak hanya debu, Faisal juga menyebut mobilisasi yang dilakukan dari bongkar muat akan merusak jalan.

“Dishub harus mengkaji dulu. Nanti saya dari Komisi III akan memanggil. Seharusnya ada pelabuhan khusus untuk itu, seperti KPC,” katanya.

Faisal juga menyinggung, soal satu retribusi Dishub yang hilang itu disebabkan ketidaktegasan pihak terkait.

“Jangan jadikan PAD itu alasan. Seharusnya mereka tegas untuk hal-hal yang urgent. Seperti pengadaan lahan untuk KIR. Mereka tidak keras juga ke pemerintah,” ujarnya.

Advertisement

Pemberitaan sebelumnya, berpotensi menghasilkan pundi-pundi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang bakal membuka layanan muatan batu bara di Pelabuhan Lok Tuan.

Baca juga: Dongkrak PAD, Layanan Bongkar Muat Batu Bara Bakal Beroperasi di Pelabuhan Lok Tuan

Rencana itu akan segera dilakukan usai mendapat persetujuan dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).(*)

Penulis : Maimunah Afiah

Advertisement
Baca Juga  DPRD Bontang Minta Setiap OPD Tingkatkan Koordinasi Demi Atasi Stunting