Connect with us

Bontang

Aku Cinta Mamak

Published

on

BEKESAH.coKasih ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa

Hanya memberi, tak harap kembali

 Bagai sang surya menyinari dunia

Aku yakin jika untaian sajak di atas bukanlah hal asing di telinga kita. Ya, itulah lirik lagu “Kasih Ibu” karya SM Mochtar. Sebuah lagu sederhana yang sarat makna, tentang kasih seorang Ibu yang begitu putih, tentang sayang tak akan pernah hilang dan tentang cinta yang tak pernah mengharap balas jasa.

Baca juga:  10 Alasan Kamu Beruntung Tinggal di Bontang

Mendengarkan lagu ini sembari mengingat wajah Mamak membuatku meneteskan air mata, mengingat sosokmu yang begitu sempurna di mataku membuat hatiku merasa pilu, karena aku belum mampu membuatmu bangga padaku, karena aku belum mampu membuat Mamak bahagia dan karena aku belum mampu memberikan segalanya untuk Mamak.

Mamak, engkau adalah wanita terhebat dalam hidupku, sosok yang selalu meneduhkan, sosok yang selalu menguatkan dan sosok yang akan selalu menjadi panutan. Mamak sesering apapun aku melukai hati Mamak, satu hal yang harus mama tahu bahwa aku sangat menyayangimu Mamak.

Mamak….

Aku sayang Mamak

Advertisement

1. Mamak, Engkau Duniaku

Net

Mamak, tak peduli seberapa jauh aku melangkahkan kaki, engkau tetaplah rumah tempat ku kembali.
Mamak, tak peduli seberapa lama raga kita terpisah, ikatan kita tak kan pernah musnah.
Mamak, sampai kapan pun engkau tetaplah tempat ternyaman untuk ku mengadu dan berbagi cerita kehidupan.

Baca juga:  Main Politik Uang di Pilkada Bontang 2020, Pidana 6 Tahun, Denda Rp 1 Miliar
2. Mamaku, Sahabatku

Net

Mamak, tak bisa kubayangkan apa jadinya jika aku tak memilikimu, mamak yang selalu setia mendengar keluh kesahku, mamak yang tak pernah lelah membimbingku, mamak yang selalu sabar menghadapi tingkahku, mamak yang tak pernah berhenti menyemangatiku, mamak yang selalu setia menimaniku, mamak yang selalu tersenyum dihadapanku dan mamak yang begitu hebat dimataku. Aku begitu bahagia berada di sampingmu mama karena bagiku engkau adalah segalanya untuk ku.

3. Mamak, Engkau Begitu Sempurna

Net

Mamak, aku tau jika aku bukanlah anak yang sempurna, aku terlalu sering membuatmu mengelus dada bahkan tak jarang pula aku membuatmu berlinang air mata. Namun semakin aku beranjak dewasa semakin aku menyadari bahwa begitu tak berguna membuang waktu yang sangat berharga. Jika dulu aku bisa bergelayut mesra bersamamu setiap waktu, kini satu hari saja bersamamu amat sangat terasa istimewa bagiku. Jika dulu aku sering tak mendengarkan nasehatmu, kini aku mengerti jika semua kau lakukan untuk kebaikanku dan mama…

4. Terima Kasih, Mamak

Net.

Mamak, terima kasih telah menjagaku sedari kecil, terima kasih telah mengajariku banyak hal baik, terimakasih telah menemani setiap langkahku, terimakasih telah berada di sisiku, terimakasih telah menyayangiku, terimakasih telah memberiku sejuta kebahagiaan, terimakasih untuk segalanya dan hanya ucapan terimakasih yang mampu aku berikan sebagai penggantinya

5. Selamat Hari Ibu, Mak

Mamak, mungkin tulisan ini bukanlah hadiah terbaik yang pernah engkau dapatkan. Namun, dari sini lah aku berharap engkau mengerti bahwa aku sangat mencintaimu Mak.
Sekali lagi, terimakasih dan selamat hari ibu Mamak, bahagialah Mamaku sayang. (hpw)

Continue Reading
Advertisement

2022 © Bekesah.co