Trending

41 Sekolah di Bontang Gelar PTM, Disdik : Hasil Evaluasi Tidak Ada Klaster Baru

BEKESAH.co — Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Bontang terus digencarkan. Hingga saat ini, setidaknya sudah ada 41 sekolah yang mendapat surat izin untuk gelar pembelajaran offline. Baik dari tingkat sekolah dasar maupun menengah.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Saparuddin menyebut, baru-baru ini pihaknya memberikan rekomendasi kepada 26 sekolah untuk gelar tatap muka. Sebelumnya, ada 15 sekolah.

Rekomendasi itu dikeluarkan, sebab dari hasil pengawasan dan evaluasi pembelajaran di sekolah, dinilai berjalan lancar dan tidak ditemukan gejala Covid-19 atau klaster baru.

Kata dia, pihaknya juga sudah melakukan visitasi dan mengecek kondisi sekolah, apakah layak atau tidak untuk melaksanakan pembelajaran secara luring.

Diketahui, ada tiga syarat yang harus dipenuhi sekolah agar bisa mendapat lampu hijau dari disdikbud, di antaranya pertama, mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada kepala disdikbud Bontang dan melampirkan jumlah guru dan tenaga kependidikan yang sudah divaksin dan belum divaksin.

Selain itu, jumlah dan persentase orang tua yang setuju dan tidak setuju PTMT juga harus dilampirkan.

Kedua, melampirkan surat keputusan tentang Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di sekolah.

Terakhir, membuat surat pernyataan bersama kepala sekolah dan komite sekolah untuk mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan dan ditandatangani diatas materai.

“26 sekolah itu sudah memenuhi syarat, terdiri dari 8 SMP dan 18 SD, ” kata Sapar, Kamis (14/10/2021).

Lebih lanjut, disinggung soal swab acak bagi siswa dan guru, sapar mengatakan itu menjadi kebijakan dari Dinas Kesehatan Kota Bontang. Lagipula, saat ini dinkes sedang fokus terhadap vaksinasi pelajar.

Ia menilai, lebih baik jika vaksinasi pelajar dituntaskan sembari pihaknya juga terus melakukan pengawasan dan evaluasi.

“Lebih baik kita utama vaksin dulu, karena evaluasi dan pengawasan tetap berjalan dan tidak menemukan adanya klaster,” ujarnya.

Penulis : Maimunah Afiah

Tags

Related Articles

Back to top button
Close