Connect with us

Bontang

UMKM Bontang Melesat 270 Persen, Emak-emak Kuasai Sektor Kuliner

Published

on

BEKESAH.co – Meski dihimpit dua perusahaan raksasa (Badak NGL dan PT Pupuk Kaltim), masih banyak saja warga Kota Bontang jeli melihat peluang. Semangat membangun usaha sendiri tak padam walau banyak rintangannya.

Beragam jenis sektor usaha tumbuh di Bontang. Di antaranya pengolahan hasil maritim, pembuatan makan dan minuman dengan kemasan yang mengikuti tren modern hingga kuliner. Nah, yang terakhir ini tampaknya paling banyak digeluti.

“Karena pelaku usaha yang mendominasi emak-emak, makanya sektor usaha kuliner yang paling banyak,” kata Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil Menengah Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang Yusran, Kamis (6/2/2020).

Menurut data yang dihimpun Diskop-UKMP Bontang, izin usaha mikro setahun terakhir mengalami peningkatan signifikan. Tercatat pada tahun 2018 terdapat 246 pelaku usaha. Jumlah ini terus bertambah hingga 671 pelaku usaha di tahun 2019. Persentase kenaikannya mencapai 270 persen.

“Setahun ini meningkat 100 persen lebih,” ungkap Yusran.

Dengan bangga ia mengatakan peningkatan itu tak lepas dari sinergitas Diskop-UKMP dan pelaku usaha melalui pemberian diklat, pelatihan, pendampingan, dan bantuan permodalan.

Disebutkan, paling tidak sebanyak 120 pelaku UMKM mendapatkan bantuan usaha total sebesar Rp 1,6 miliar. Pemkot Bontang sendiri menyiapkan Rp 5 miliar yang akan dikucurkan secara bertahap. Upaya ini, kata Yusran, dilakukan agar terus lahir bibit wirausahawan baru.

“Kami masih membuka pintu untuk pelaku usaha lain yang membutuhkan bantuan modal usaha, dengan melampirkan syarat yang sudah kita tentukan,” sebutnya. (*)

Advertisement

Penulis: Ismail Usman

Continue Reading
Advertisement

2022 © Bekesah.co