Connect with us

Bontang

Sopir Bus Laka Mematikan Simpang RSUD Bontang Terancam 6 Tahun Penjara

Published

on

BEKESAH.co – Polres Bontang membeberkan kronologis hasil penyelidikan lakalantas di simpang lampu merah RSUD Taman Husada Bontang, Senin (2/3/2020) petang lalu.

Melalui Kasatlantas Bontang AKP Imam Syafii, diduga penyebab insiden karena bus yang menghantam dari arah Samarinda alami masalah pada mekanisme pengereman.

Dalam keterangan supir bus, kata Imam, rem bus yang ia kendarai mengalami masalah. Tersangka mengaku laju kecepatan busnya tidak terbilang tinggi saat jalan menurun.

“Menurut sopir remnya tidak normal dan akhirnya menyerobot kendaraan yang ada di depannya,” ujarnya, Selasa (03/02/2020).

Kepolisian juga telah melakukan tes urine pada pengendara bus dan hasilnya negatif, ia menambahman.

Untuk memastikan ada atau tidak kesalahan pada kendaraan, pengecekan oleh mekanik asal Jakarta pun direncanakan. Ia menilai upaya ini dapat menjawab penyebab bus lepas kendali.

Jika bus terbukti mengalami rem blong, maka si sopir akan menjalani proses hukum lantaran dianggap lalai dalam berkendara. Ia terancam pidana sesuai Pasal 310 Ayat 4 dengan hukuman enam tahun penjara dan denda sebanyak Rp12 juta.

“Sopirnya saat ini dalam proses pemeriksaan, jika terbukti rem blong, maka sopir tersebut dianggap lalai dalam melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum kendaraan digunakan. Seharusnya ada pengecekan terlebih dahulu,” jelas Imam.

Advertisement

Hingga kini, kecelakaan itu menewaskan dua dari delapan orang yang menjadi korban dalam peristiwa naas tersebut.

“Waktu kejadian satu orang, tadi malam satu orang lagi, jadi total dua,” pungkas Imam.

Ia mengungkapkan Satlantas telah merencanakan pembahasan situasi lalu lintas di TKP bersama forum Lalu Lintas dan Angkatan Jalan Dishub Bontang.

“Kami akan mengundang pihak Dinas PU dan Dishub untuk duduk bersama membicarakan masalah ini. nanti dibahas bersama teman-teman di forum LLAJ, kami tidak bisa putuskan secara sepihak dan harus ada komunikasi dulu,” tutupnya. (*)

Penulis : Maimunah Afiah

Continue Reading
Advertisement

2022 © Bekesah.co