Connect with us

Bontang

Pemerintah Gulirkan Skenario Lockdown Bontang

Published

on

BEKESAH.co – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mewacanakan lockdown wilayah (local lockdown) sebagai tindakan antisipasi penyebaran serta penambahan kasus virus corona (covid-19) dari luar daerah.

“Pemberlakuan local lockdown ini akan melibatkan sejumlah pihak karena akan dilakukan penjagaan ketat di berbagai titik jalur masuk. Semua ini potensi masuknya penyebaran virus di Kota Bontang,” ujar Neni kepada bekesah.co, Minggu (29/3/2020).

Dirinya mengaku telah berkoordinasi dengan Polres Bontang, Dishub, Kodim 0908 Bontang  hingga DPRD Bontang terkait kebijakan ini. Dalam waktu dekat, keputusan akan segera diambil.

Ia menjabarkan, penerapan local lockdown akan membuat seluruh akses masuk kota baik perairan, udara hingga daratan ditutup. Hal ini juga berlaku bagi seluruh masyarakat yang akan dilarang untuk bepergian keluar kota.

“Nanti semua akan dilakukan penjagaan, pelabuhan bakal semua dijaga, jalur akses darat dan bandara juga bakal dilakukan penjagaan. Ini hanya sementara jika harus diterapkan,” tegas Neni.

Ketua DPD II Partai Golkar Bontang ini mengatakan hanya distribusi barang yang dapat melintasi perbatasan.“Semua masyarakat enggak boleh keluar kota tanpa terkecuali, yang boleh keluar masuk ke Bontang hanya pengantaran atau pengiriman barang,” kata Neni.

Ia mengimbau agar masyarakat menunda rencana mudik bulan suci Ramadan maupun lebaran tahun ini jika keadaan belum dipastikan membaik.

“Ya aturan ini demi menjaga masyarakat kita, kita perlu tegas kalau mau bebas dari wabah virus ini. Kalau merasa dirugikan, mungkin semua pihak dirugikan. Perjuangan melawan wabah ini memang perlu pengorbanan,” tambahnya. (*)

Advertisement

Penulis: Ismail Usman

2022 © Bekesah.co