Connect with us

Gaya Hidup

Jam Tangan Langka Patek Phillipe Dilelang, Ditaksir Capai Rp 196 M

Published

on

Jam tangan langka Patek Philippe produksi tahun 1950 akan ditawarkan dalam acara lelang Christie, di Hong Kong.

Arloji emas merah muda seberat 18 karat itu memiliki dial enamel biru transparan yang langka, dan dikenal karena Gobbi, nama toko tua di Milan tempat jam itu dijual. Penjualan arloji ini diperkirakan bakal mencapai harga yang fantastis, antara Rp 98 miliar hingga Rp 196,5 miliar.

Arloji Patek Philippe yang akan dilelang di Hong Kong. Harganya ditaksir lebih dari Rp 196 miliar.(Christie) Menurut Christie, angka tersebut adalah yang tertinggi untuk sebuah arloji yang dilelang. Jadwal lelang rencananya akan digelar 27 November mendatang. Ini melanjutkan tren di mana para juru lelang terus menawarkan barang-barang bergengsi di Asia demi memenuhi permintaan para kolektor di China.

Selama ini, China dikenal sebagai pasar jam tangan Swis terbesar di dunia. Arloji yang akan dilelang tersebut telah ditunjukkan Christie kepada para jurnalis di Hong Kong, dengan harapan dapat meningkatkan antusiasme para calon peserta lelang. Pasalnya, protes selama berbulan-bulan yang terjadi di Hong Kong dikhawatirkan bakal menghalangi pembeli dari daratan China. Jika itu terjadi, maka akan terjadi penurunan penjualan arloji Swis di Hong Kong.

Bahkan, perusahaan-perusahaan barang mewah seperti LVMH dan Hermes International telah kehilangan penjualannya di sana. Indeks Hang Seng pun telah turun 11 persen sejak awal April lalu.

Hingga saat ini, arloji termahal yang pernah dijual di pelelangan adalah Daytona Rolex stainless steel yang pernah menjadi milik Paul Newman. Jam tersebut dilelang seharga Rp 249 miliar pada 2017. Melebihi perkiraan harga lelang sebelumnya yang ditaksir hanya sekitar Rp 14 miliar.

2022 © Bekesah.co