Connect with us

Bontang

Irfan Tegaskan Perusahaan Jangan Asal Main PHK

Published

on

BEKESAH.co – Angka pengangguran baru terus bertambah. Pemerintah perlu mempersiapkan strategi yang tepat untuk mengantisipasi banyaknya pekerja yang mengalami PHK semasa pandemi Covid-19.

“Potensi PHK ini akan terus bertambah, khususnya buruh harian lepas serta buruh kontrak yang bergerak di sektor ritel dan pariwisata. Kemungkinan juga beberapa sektor lain akan bernasib sama jika wabah COVID-19 terus berkepanjangan,” kata anggota Komisi II DPRD Bontang, Irfan, Kamis (16/4/2020).

Polisiti Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga meminta bagi pihak perusahaan untuk bisa membantu pemerintah agar bekerja sama mencari solusi terkait permasalahan ini.

“Kami paham banyak perusahaan kena dampak dari Covid-19. Tapi kalau bisa perusahaan jangan main PHK aja. Biasanya perusahaan itu kan ada pos anggran yang disiapkan di tengah kondisi-kondisi tertentu seperti ini,” sebutnya.

Ia menyebutkan, sekarang ini perusahaan dituntut lebih kreatif untuk mencari solusi agar tetap bertahan di tengah kondisi seperti ini. Perusahaan perlu melakukan berbagai langkah alternatif untuk menghindari PHK.

Alternatif itu di antaranya mengurangi upah dan fasilitas pekerja tingkat atas misal tingkat manajer dan direktur, mengurangi shift kerja, membatasi atau menghapuskan kerja lembur mengurangi jam kerja, mengurangi hari kerja, dan meliburkan atau merumahkan pekerja/buruh secara bergilir untuk sementara waktu.

“Kan ada solusi lain selain PHK, misalnya perusahaan ritel yang menerapkan dua shift, karena kebijakan pembatasan aktivitas dengan memangkas jam operasional. Perusahaan bisa menerapkan hanya satu shift, dengan catatan karyawan masuk bergantian, misalnya seminggu kerja seminggu off. Tapi sebelum menerapkan sistem itu perlu harus membangun kesepakatan baru dengan pihak pekerja, dengan memangkas upah pekerja sebagian untuk sementara waktu sampai permasalah covid ini selesai,” jelas Irfan.

Tak hanya itu, Irfan menghimbau agar Disnaker Bontang agar mengawasi dan mengevaluasi perusahaan yang melakukan PHK.

Advertisement

“Disnaker harus awasi agar perusahaan juga enggak seenaknya main PHK. Kalaupun harus PHK setidaknya pesangon para pekerja diberikan, dan perusahaan juga perlu dievalusi apakah perusahaan memang benar-benar terdampak atau tidak. Setidaknya untuk menghindari perusahaan yang sedang memanfaatkan kondisi covid untuk melakukan PHK,” jelas irfan.

Namun pada fokus utamanya, imbuh Irfan, pemerintah pusat dan daerah segera mengatasi penyebaran virus corona agar darurat kesehatan akibat wabah virus corona cepat berlalu. (*)

Penulis: Ismail Usman

2022 © Bekesah.co