Connect with us

Bontang

Imbas PPKM, Harga Karcis Bus di Terminal Bontang Naik

Published

on

BEKESAH.co- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bukan hanya dikeluhkan pelaku usaha, tapi juga sopir bus antarkota Bontang-Samarinda.

Kebijakan tersebut dianggap jadi salah satu penyebab jumlah penumpang bus merosot lagi.

Ketua Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Andi Tajuddin Nur mengaku beberapa pekan terakhir jumlah penumpang yang diangkut di bawah sepuluh orang sekali berangkat.

Terlebih, bukan hanya jumlah penumpang yang sedikit. Durasi menunggu penumpang juga lama. Bisa sampai 2 jam sekali pemberangkatan.

Padahal diawal bulan Januari, jumlah penumpang berangsur mulai membaik daripada akhir tahun 2020. Setidaknya sekali jalan, jumlah penumpang di atas 20 orang.

Advertisement

Data 2 Februari, kloter pertama pemberangkatan jumlah penumpang yang tercatat hanya 8 orang saja dan kloter kedua penumpang yang berangkat 12 orang.

Akibatnya, petugas di Terminal Bus Antarkota Bontang di Kelurahan Telihan terpaksa menaikkan tarif karcis. Yang biasanya Rp 30 ribu jadi Rp40 ribu. Sedangkan untuk bus yang memiliki fasilitas AC dari harga Rp 40 jadi Rp 50 ribu.

“Kalo penumpangnya di bawah 10 orang kita tambah harganya Rp 10 ribu. Kasihan juga kalo tidak berangkatkan. Untuk nambah pembelian solar saja,” ucap saat ditemui Bekesah.co, Selasa (2/1/2021).

Namun, pihaknya tidak memaksa penumpuang untuk penambahan tarif. “Keikhlasan penumpang saja, kita tidak paksa,” katanya.(*)

Penulis : Maimunah Afiah

Advertisement
Baca Juga  Warga Telihan Makin Harmonis Sejak Ada Kampung KB