Connect with us

Bontang

Ditanya Keterbukaan Anggaran, Neni: Silakan, Siapa pun Bisa Lihat

Published

on

BEKESAH.co – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bontang menggelar sosialisasi tata kelola keamanan informasi dan Pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Kota Bontang di Pendopo Rujab Wali Kota, Jalan Awang Long, Kecamatan Bontang Utara, Selasa (26/2/2020)

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait keamanan data pemerintah kota.

“Oleh karena itu kita ingin memberikan pemahaman, pemahaman kepada masing-masing OPD utamanya admin, keamanan masing-masing OPD harus paham seberapa penting keamanan informasi di OPD mereka,” pungkas Kepala Diskominfo Kota Bontang Dasuki dalam sambutannya.

Agenda yang digelar hingga Rabu (27/2) ini mengundang pemateri dari pemerintah pusat. Pertama, Kasi Pengakuan Penyelenggara Sertifikasi Elektronik dan Badan Siber dan Sandi Negara Kemenkominfo RI, Ricky Prajoyo.

Kemudian, Kepala Subdirektorat Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah Daerah Wilayah II di Direktorat Deputi III Badan Siber Sandi Negara RI, Agustinus Toad.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan apresiasi penyelenggaraan kali ini. Ia menilai pentingnya jaminan keamanan informasi diketahui oleh semua pihak terutama perangkat daerah, karena hal ini menyangkut dengan keamanan data pemerintah kota.

“Kadang-kadang kita lalai hal itu akan merugikan kita semua, terutama data-data di pemerintah kota, walaupun sekarang zamannya transparansi. Siapa pun harus bisa mengakses APBD Kota Bontang.”

“Kemarin kita diminta oleh LSM keterbukaan belanja daerah, kemudian saya sampaikan silakan diakses APBD Kota Bontang di e-budgeting, semua ada di command center,” papar Neni. (*)

Advertisement

Penulis: Maimunah Afiah

2022 © Bekesah.co